Manusia Biasa
Oleh : Wakhit Nur Ananda
Setelah ada hari-hari penting
Masih ada hari bahagia lainnya
Aku bukan bupati gubernur atau presiden
Yang datangnya disambut dombyeng-dombyeng
Aku bukan seorang pemimpin seperti dirimu
Yang setiap malam harus bermimpi kesejahteraan rakyatnya
Aku juga tidak akan seperti dirimu
Setiap tingkah laku kebaiakan terpampang dikoran
Hai pemrakarsa pengantin pembangunan
Kau menjadi titik besar roll model
Jurus apa yang harus ku pelajari untuk menjadi macan podium seperti mu
Harus pergi ke pasar mana
Agar aku punya payung hitam sukar panas dan hujan
Harus pergi ke showroom yang mana
Agar aku juga punya mobil mercedes benz anti lampu merah
Apa aku harus punya Bapak yang bagaimana?
Tetapi kekasih disegala kebesaran dirimu
Kau harus mendengar pesan ku
Di suatu sore berteman senja yang beratap mega
Tuhan sendiri yang akan memberitahu bahwa sebenarnya kau kecil
1 comments:
comments💙
Reply