Puisi Jalanan Kota | Wakhit Nur Ananda

 


Jalanan Kota

Oleh : Wakhit Nur Ananda

Disudut kota prisma

Kau akan bertemu dengan Ku

Manusia tuna segalanya

Berbedak debu jalanan

 

Jauh memandang hanya asap mobil penguasa

Irama roda dua dan empat

Kadang juga dua belas irama

Dinegeri ini sedang pesta 

Pesta rakyat


Tapi Aku tidak di ikutkan 

Karena Aku hanya debu jalanan

bukan rakyat

 

Mobil besar lewat dan Aku bilang

Mbak nyuwun seikhlasnya

Aku belum makan hari ini

Tapi kemarin sudah makan

Makan janji manis penguasa

 

 

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »