LAPORAN PRAKERIN TELKOM WONOSARI
PEMASANGAN JARINGAN WIFI INDIHOME
Disusun oleh :
Nama : Wakhit Nur Ananda
NIS : 1142
Kelas : XII TKJ 1
PROGRAM KEAHLIAN TEKNIK KOMPUTER
DAN JARINGAN
SMK 69
WONOSARI
TAHUN PELAJARAN 2017/2018
LEMBAR PERSETUJUAN
Laporan praktik kerja industri dengan Judul Laporan Prakerin Telkom Purwodadi Pemasangan
jaringanWifi Indihome ini telah
diperiksa dan disetujui pada :
Hari :Jum’at
Tanggal :24 November 2017
Pembimbing Lapangan Guru
Pembimbing
--------------------------- ------------------------
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan
Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) sebagai salah satu syarat mengikutiUjian
Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) di SMK NEGERI 1 WIROSARI tahun pelajaran
2017/2018 ini telah disetujui dan disahkan pada :
Hari :Selasa
Tanggal :14 November
2017
Tempat : Telkom Wonosari
Mengetahui,
Pembimbing Sekolah Kepala Jurusan
---------------------------------- ----------------------------------
Kepala Sekolah
---------------------------------
LEMBAR IDENTITAS
Identitas Sekolah :
Nama Sekolah :
Alamat :
Telepon :
Email :
Website :
Kepala Sekolah :
Identitas Siswa :
Nama Lengkap :
NIS :
Tempat Tanggal Lahir :
Identitas Perusahaan :
Nama Perusahaan :
Bidang Usaha :
Alamat :
Nama Pimpinan :
Pembimbing :
KATA PENGANTAR
Assalamu’alaikum
Wr. Wb.
Allhamdulillah, Puji dan Syukur kami
panjatkan atas kehadirat Allah S.W.T yang telah memberikan hidayahnya sehingga penulis
dapat menyelesaikan Laporan Praktek Kerja Industri ini.Pada dasarnya, tujuan
dibuatnya Laporan Praktek Kerja Industri ini adalah untuk memenuhi salah satu
syarat mengikuti Ujian Akhir Nasional dan Ujian Akhir Sekolah serta untuk
melatih siswa/siswi membiasakan diri untuk membaca dan memahami keadaan
lingkungan di luar sekolah.Penulis berharap dengan diselesaikan laporan ini,
penulis dapat mengetahui lebih dalam mengenai dunia kerja/industri.Harapan
penulis dengan adanya laporan ini
menjadi peluang untuk mendapatkan ilmu yang berguna.Penyelesaian laporan
ini tidak terlepas dari keterkaitan dengan berbagai pihak, dan tidak lupa juga
penulis mengucapkan terima kasih kepada:
1.
Bapak dan Ibu yang telah memberikan motivasi baik moril maupun spiritual sehingga
laporan ini selesai dengan baik.
2.
(Nama Kepala
Sekolah) selaku Kepala SMK 69
WONOSARI yang telah memberikan pengarahan dalam
pelaksanaan prakerin.
3.(Nama Ketua Kejuruan) selaku ketua kejuruan yang telah membantu
dalam penyusunan laporan ini.
Kami menyadari sebagai penulis laporan ini
masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran yang sifatnya
membangun sangat diperlukan oleh kami untuk perbaikan dimasa yang akan
datang.Harapan penulis semoga laporan ini dapat memberikan manfaat bagi penulis
dan umumnyabagi pembaca.
Wonosari, 24 Oktober 2017
Penulis,
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL ...................................................................................i
HALAMAN PENGESAHAN
........................................................................ii
KATA PENGANTAR
......................................................................................iv
DAFTAR ISI
...................................................................................................v
DAFTAR GAMBAR.......................................................................................vi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
.........................................................................................
1
B. Maksud dan Tujuan .................................................................................. 2
C. Dasar Penulisan
Laporan........................................................................... 3
D. Perumusan Masalah
..................................................................................
3
E. Teknik Pengumpulan
Data......................................................................... 4
BAB II PROFIL PERUSAHAAN
A. Sejarah
Perusahaan...................................................................................
5
B. Visi,Misi dan Motto
Perusahaan............................................................... 9
C. Jenis Usaha
............................................................................................... 9
D. Peraturan Perusahaan................................................................................
9
E. Management
Perusahaan......................................................................... 10
BAB III KEGIATAN PRAKTIK KERJA INDUSTRI
A.Tempat dan Waktu Pelaksanaan............................................................... 11
B.Tabel Jurnal Kegiatan
...............................................................................11
C.Masalah Yang Dihadapi
............................................................................15
BAB IV URAIAN KHUSUS
A.Dasar Teori
.................................................. .............................................16
B.Langkah Kerja
...........................................................................................17
BAB V PENUTUP
A. Kesimpulan...............................................................................................19
B. Saran .........................................................................................................19
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Indonesia dengan jumlah penduduk nomor
empat terbanyak di dunia saat ini menghadapi tantangan untuk tidak terjebak
dalamperangkap negara berpenghasilan menengah (middle-incometrap).Salah satu
permasalahan yang harus diantisipasi adalah ketidakmampuan untuk
bertransformasi dari negara yang bergantung kepada sumber daya alam menjadi
negara berbasis inovasi.Sebagai salah satu pilar inovasi, penguasaan TIK
menjadi sangat penting.Berbagai kajian dan pengalaman internasional menunjukkan
tingginya keterkaitan pembangunan pitalebar dengan pertumbuhan ekonomi,
peningkatan daya saing, dan kualitas hidup masyarakat suatu negara. Sejalan
dengan kecenderungan global yang menempatkan pitalebar sebagai kunci
pembangunan.Indonesia juga mendorong pembangunan
pitalebar dalam pembangunan nasional untuk mewujudkan visi 2025 yaitu
masyarakat yang mandiri, maju, adil, dan makmur.
Kami selaku generasi muda sangat berkeinginan
mewujudkan masyarakat berbasis inovasi dengan bekal ilmu yang telah kami
dapatkan. Langkah awal yang akan kami tempuh adalah dengan mengenalkan jaringan
internet kepada masyarakat yang berada di wilayah pelosok nusantara.Selanjutnya
kami akan memperluas jaringan internet antar kota, dan memperluas lagi menjadi
jaringan nasional.
Sesuai kurikulum SMK tahun 2006, setiap
siswa kelas XI wajib menjalankan kegiatan Praktik Kerja Industri (Prakerin)
untuk memenuhi kurikulum semester IV (empat) dan sebagai syarat untuk Ujian
Nasional (UN) dan Ujian Sekolah (US) di SMK 69 WONOSARI.
Praktek kerja industri dilaksanakan dengan
harapan siswa memperoleh tambahan ilmu pengetahuan dan pengalaman di bidang
keahlian yang ditekuni. Dengan pelaksanaan praktik kerja industri, siswa
dikenalkan bagaimana bekerja di dalam suatu industri, yang nantinya siswa akan
terjun di dalamnya dan dengan praktik kerja industri, siswa diharapkan dapat
menerapkan langsung pengetahuan dan ketrampilan yang didapatdi sekolah.
Untuk menunjang kurikulum tersebut
dibutuhkan suatu kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan pihak
perusahaan atau industri. Kerjasama seperti ini sangatdibutuhkan mengingat
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) merupakan lembaga yang mempersiapkan siswanya
sebagai tenaga kerja terdidik dan professional. Sedangkan dari perusahaan
sendiri membutuhkan tenaga kerja yang dapat menghasilkn produk bermutu tinggi.
Jadi antara sekolah kejuruan atau SMK dan pihak industri harus ada hubungan
yang saling menguntungkan.
B. Maksud & Tujuan
Prakerin
Prakerin pada dasarnya merupakan kegiatan
intrakurikuler, harus dilaksanakan oleh setiap peserta diklat secara individu.
Dengan pengaturan organisasian pola penyelenggaraan pendidikan SMK perlu
membentu proses kegiatan atau seluruh komponen keahlian dan kejuruan dalam
bentuk latihan kerja didunia kerja.
Meningkatkan pemahaman dan pemantapan
serta mengembangkan pesertadiklat yang di dapat disekolah dan menerapkan di
dunia usaha. Meningkatkan keterampilan berupa penguasaan kemampuan professional
kejuruan peserta diklat.
C. DASAR PENULISAN
LAPORAN
Adapun
dasa penyusun laporan Praktek Kerja Industri (Prakerin) ini adalah:
1.
Sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UAN/UAS tahun pelajaran
2017 - 2018 yang telah dilaksanakan
di SMK 69 WONOSARI
2.
Peserta didik mampu mencari alternative pemecahan masalah kejuruan sesuaidengan
program studinya yang terungkap dalam laporan tertulis.
3.
Sebagai bahan untuk belajar ilmu pengetahuan dan teknologi yang belum pernah
diajarkan disekolah.
4.
Sebagai tolak ukur dan mampu berkompetisi antara pendidikan yangd idapatkan dari sekolah dan kesesuaian dengan kebutuhan
dunia industri.
D. PERUMUSAN MASALAH
Berdasarkan
latar belakang diadakannya Prakerin akan ditemukannya beberapa masalah yang
dihadapi antara lain :
1. Apa yang dimaksud dengan Prakerin ?
2. Mengapa diadakan kegiatan Prakerin ?
3. Bagaimana cara mengatasi dunia kerja industri ?
E. TEKNIK PENGUMPULAN
DATA
Untuk
mempermudah dalam memperoleh data dan informasi yang lengkap, maka dibutuhkan
beberapa cara antara lain :
1. Melakukan Pengamatan
2. Melakukan Wawancara dengan Teknisi
3. Aktif bertanya
BAB
II
PROFIL
PERUSAHAAN
A. SEJARAH
PERUSAHAAN
Pada tahun 1882, didirikan sebuah badan
usaha swasta penyedia layanan pos dan telegraf. Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan
oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf Telefoon (PTT).
Sebelumnya, pada tanggal 23 Oktober 1856, dimulai pengoperasian layanan jasa
telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan
Bogor (Buitenzorg).[4] Pada tahun 2009 momen tersebut dijadikan sebagai patokan
hari lahir Telkom.
Perusahaan negara
Pada tahun 1961, status jawatan diubah
menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada
tahun 1965, PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos
& Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
Perumtel
Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah
namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan
jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT
Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI
menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa
telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989,
ditetapkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang juga
mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi.
PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero)
Pada tahun 1991 Perumtel berubah bentuk
menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.
PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero) Tbk
Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan
Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ/JSX) dan Bursa Efek Surabaya (BES/SSX)
(keduanya sekarang bernama Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Bursa Efek New York
(NYSE) (Diperdagangkan pada tanggal 14 Juli 2003) dan Bursa Efek London (LSE).
Saham Telkom juga diperdagangkan tanpa pencatatan di Bursa Saham Tokyo. Jumlah
saham yang dilepas saat itu adalah 933 juta lembar saham. Sejak 16 Mei 2014,
saham Telkom tidak lagi diperdagangkan di Bursa Efek Tokyo (TSE) dan pada 5
Juni 2014 di Bursa Efek London (LSE).
Tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor
36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Sejak tahun 1989, Pemerintah Indonesia
melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar
bebas. Dengan demikian, Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi
Indonesia.Tahun 2001 Telkom membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai
bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di
Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan
silang antara Telkom dan Indosat. Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli
penyelenggaraan telekomunikasi lokal.Pada 23 Oktober 2009, Telkom meluncurkan
"New Telkom" ("Telkom baru") yang ditandai dengan
penggantian identitas perusahaan.Pada tahun 1882, didirikan sebuah badan usaha
swasta penyedia layanan pos dan telegraf. Layanan komunikasi kemudian dikonsolidasikan
oleh Pemerintah Hindia Belanda ke dalam jawatan Post Telegraaf Telefoon (PTT).
Sebelumnya, pada tanggal 23 Oktober 1856, dimulai pengoperasian layanan jasa
telegraf elektromagnetik pertama yang menghubungkan Jakarta (Batavia) dengan
Bogor (Buitenzorg).Pada tahun 2009 momen tersebut dijadikan sebagai patokan
hari lahir Telkom.
Perusahaan Negara
Pada tahun 1961, status jawatan diubah
menjadi Perusahaan Negara Pos dan Telekomunikasi (PN Postel). Kemudian pada
tahun 1965, PN Postel dipecah menjadi Perusahaan Negara Pos dan Giro (PN Pos
& Giro) dan Perusahaan Negara Telekomunikasi (PN Telekomunikasi).
Perumtel
Pada tahun 1974, PN Telekomunikasi diubah
namanya menjadi Perusahaan Umum Telekomunikasi (Perumtel) yang menyelenggarakan
jasa telekomunikasi nasional maupun internasional. Tahun 1980 seluruh saham PT
Indonesian Satellite Corporation Tbk. (Indosat) diambil alih oleh pemerintah RI
menjadi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menyelenggarakan jasa
telekomunikasi internasional, terpisah dari Perumtel. Pada tahun 1989,
ditetapkan Undang-undang Nomor 3 Tahun 1989 tentang Telekomunikasi, yang juga
mengatur peran swasta dalam penyelenggaraan telekomunikasi.
PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero)
Pada tahun 1991 Perumtel berubah bentuk
menjadi Perusahaan Perseroan (Persero) Telekomunikasi Indonesia berdasarkan
Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1991.
PT Telekomunikasi
Indonesia (Persero) Tbk
Pada tanggal 14 November 1995 dilakukan
Penawaran Umum Perdana saham Telkom. Sejak itu saham Telkom tercatat dan
diperdagangkan di Bursa Efek Jakarta (BEJ/JSX) dan Bursa Efek Surabaya
(BES/SSX) (keduanya sekarang bernama Bursa Efek Indonesia (BEI/IDX), Bursa Efek
New York (NYSE) (Diperdagangkan pada tanggal 14 Juli 2003) dan Bursa Efek
London (LSE). Saham Telkom juga diperdagangkan tanpa pencatatan di Bursa Saham
Tokyo. Jumlah saham yang dilepas saat itu adalah 933 juta lembar saham. Sejak
16 Mei 2014, saham Telkom tidak lagi diperdagangkan di Bursa Efek Tokyo (TSE)
dan pada 5 Juni 2014 di Bursa Efek London (LSE).
Tahun 1999 ditetapkan Undang-undang Nomor
36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi. Sejak tahun 1989, Pemerintah Indonesia
melakukan deregulasi di sektor telekomunikasi dengan membuka kompetisi pasar
bebas. Dengan demikian, Telkom tidak lagi memonopoli telekomunikasi
Indonesia.Tahun 2001 Telkom membeli 35% saham Telkomsel dari PT Indosat sebagai
bagian dari implementasi restrukturisasi industri jasa telekomunikasi di
Indonesia yang ditandai dengan penghapusan kepemilikan bersama dan kepemilikan
silang antara Telkom dan Indosat. Sejak bulan Agustus 2002 terjadi duopoli
penyelenggaraan telekomunikasi lokal.Pada 23 Oktober 2009, Telkom meluncurkan
"New Telkom" ("Telkom baru") yang ditandai dengan
penggantian identitas perusahaan.
B. VISI,MISI DAN MOTTO PERUSAHAAN
Visi
Menjadi Perusahaan yang unggul dalam penyelenggaraan
Telecommunication, Information, Media, Edutainment dan Services (TIMES) di
kawasan regional.
Misi
Menyediakan layanan TIMES yang berkualitas tinggi
dengan harga yang kompetitif.Menjadi model pengelolaan korporasi terbaik di
Indonesia.
Motto
The Word In Your
Hand
C. JENIS USAHA
Adapun
jenis usaha antara lain :
1. Jasa ISP (Internet Servis Provider)
2. TV Berlangganan
D. PERATURAN PERUSAHAAN
Berikut
merupakan peraturan yang di PT.Telkom antara lain :
1. Datang tepat waktu
2. Menaati peraturan SOP
3. Bersikap sopan dengan pelanggan
E. MANAJEMEN PERUSAHAAN

BAB
III
KEGITAN
PRAKTIK KERJA INDUSTRI
A. TEMPAT
DAN WAKTU PELAKSANAAN
Adapun waktu untuk menjalankan Praktek
Kerja Industri (Prakerin) yaitu dimulai dari tanggal 3 Juli 2017 – 3 Oktober
2017 yang bertempat di Telkom Purwodadi.
B. TABEL JURNAL KEGIATAN
|
No |
Tanggal |
Jam Kerja |
Kegiatan |
|
1 |
04 Juli 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemasangan Wifi |
|
2 |
05 Juli 2017 |
08.00 - 15.00 |
Pemasangan Wifi |
|
3 |
06 Juli 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan Jaringan |
|
4 |
07 Juli 2017 |
08.00 - 15.30 |
Gangguan Jaringan |
|
5 |
08 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
6 |
09 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
7 |
10 Juli 2017 |
08.00 - 15.00 |
Perawatan Jaringan |
|
8 |
11 Juli 2017 |
08.00 - 14.30 |
Gangguan Jaringan |
|
9 |
12 Juli 2017 |
08.00 - 15.30 |
Gangguan Jaringan |
|
10 |
13 Juli 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan Jaringan |
|
11 |
14 Juli 2017 |
08.00 - 16.30 |
Gangguan Jaringan |
|
12 |
15 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
13 |
16 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
14 |
17 Juli 2017 |
08.00 - 15.00 |
Pemasangan tiang |
|
15 |
18 Juli 2017 |
- |
Ijin |
|
16 |
19 Juli 2017 |
- |
Ijin |
|
17 |
20 Juli 2017 |
- |
Ijin |
|
18 |
21 Juli 2017 |
08.00 - 15.30 |
Pemasangan wifi |
|
19 |
22 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
20 |
23 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
21 |
24 Juli 2017 |
08.00 - 15.30 |
Pemasangan wifi |
|
22 |
25 Juli 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemasangan wifi |
|
23 |
26 Juli 2017 |
08.00 - 15.00 |
Materi Jaringan |
|
24 |
27 Juli 2017 |
- |
Izin |
|
25 |
28 Juli 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan dan psb |
|
26 |
29 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
27 |
30 Juli 2017 |
- |
Libur |
|
28 |
31 Juli 2017 |
08.00 - 18.00 |
Pemeliharaan Jaringan |
|
29 |
1 Agustus 2017 |
08.00 - 22.00 |
Pemeliharaan Jaringan |
|
30 |
2 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Gangguan Jaringan |
|
31 |
3 Agustus 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan Jaringan |
|
32 |
4 Agustus 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan Jaringan |
|
33 |
5 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
34 |
6 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
35 |
7 Agustus 2017 |
08.00 - 15.00 |
Pemasangan wifi |
|
36 |
8 Agustus 2017 |
08.00 -18.30 |
Pemasangan wifi |
|
37 |
9 Agustus 2017 |
08.00 - 15.00 |
Pemasangan wifi |
|
38 |
10 Agustus 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan Jaringan |
|
39 |
11 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Gangguan Jaringan |
|
40 |
12 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
41 |
13 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
42 |
14 Agustus 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan Jaringan |
|
43 |
15 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Pemasangan wifi |
|
44 |
16 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Pemasangan wifi |
|
45 |
17 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
46 |
18 Agustus 2017 |
- |
Izin |
|
47 |
19 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
48 |
20 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
49 |
21 Agustus 2017 |
08.00 - 22.00 |
Gangguan Jaringan |
|
50 |
22 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Gangguan Jaringan |
|
51 |
23Agustus 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan Jaringan |
|
52 |
24 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Gangguan Jaringan |
|
53 |
25 Agustus 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan Jaringan |
|
54 |
26 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
55 |
27 Agustus 2017 |
- |
Libur |
|
56 |
28 Agustus 2017 |
08.00 - 15.30 |
Bantu lebeling |
|
57 |
29 Agustus 2017 |
08.00 - 16.00 |
Pemasangan wifi |
|
58 |
30 Agustus 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan jaringan |
|
59 |
31 Agustus 2017 |
08.00 - 18.00 |
Pembuatan ODP |
|
60 |
1 September 2017 |
- |
Libur |
|
61 |
2 September 2017 |
- |
Libur |
|
62 |
3 September 2017 |
- |
Libur |
|
63 |
4 September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan Jaringan |
|
64 |
5 September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemasangan wifi |
|
65 |
6 September 2017 |
08.00 - 17.30 |
Pemasangan wifi |
|
66 |
7 September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Free |
|
67 |
8 September 2017 |
08.00 - 16.30 |
Gangguan jaringan |
|
68 |
9 September 2017 |
- |
Libur |
|
69 |
10September 2017 |
- |
Libur |
|
70 |
11September 2017 |
08.00 - 16.30 |
Gangguan jaringan |
|
71 |
12September 2017 |
08.00 - 16.00 |
Free |
|
72 |
13September 2017 |
08.00 - 16.30 |
Pemasangan wifi |
|
73 |
14September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemasangan wifi |
|
74 |
15September 2017 |
08.00 - 15.00 |
Gangguan jaringan |
|
75 |
16September 2017 |
- |
Libur |
|
76 |
17September 2017 |
- |
Libur |
|
77 |
18September 2017 |
08.00 - 19.00 |
Psb dan gangguan |
|
78 |
19September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemsangan wifi |
|
79 |
20September 2017 |
08.00 - 19.30 |
Gangguan jaringan |
|
80 |
21September 2017 |
- |
Libur |
|
81 |
22September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Pemasangan wifi |
|
82 |
23September 2017 |
- |
Libur |
|
83 |
24September 2017 |
- |
Libur |
|
84 |
25September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan jaringan |
|
85 |
26September 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan jaringan |
|
86 |
27September 2017 |
08.00 - 16.00 |
Gangguan jaringan |
|
87 |
28September 2017 |
08.00 - 17.00 |
Gangguan jaringan |
|
88 |
29September 2017 |
08.00 - 18.00 |
Pemasangan wifi |
|
89 |
30September 2017 |
- |
Libur |
|
90 |
1 Oktober 2017 |
- |
Libur |
|
91 |
2 Oktober 2017 |
08.00 - 17.00 |
Test wawancara |
|
92 |
3 Oktober 2017 |
08.00 - 17.00 |
PSB |
C. MASALAH YANG DIHADAPI
Adapun
masalah yang dihadapi saat kegiatan Prakerin diantara lainya adalah :
1. Kurangannya dasar ilmu tentang jaringan
2. Belum terbiasa dengan dunia Industri
3. Kuranganya pengalaman didunia Industri
BAB
IV
URAIAN
KHUSUS
A.
DASAR TEORI
Jaringan komputer (jaringan)
adalah jaringan
telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling
berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari
jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari
jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien
(client) dan
yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan
digunakan pada hampir seluruh aplikasi
jaringan komputer.
Jaringan nirkabel (Inggris:
wireless network) adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar
sistem komputer tanpa
menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik
pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth)
maupun pada jarak jauh (lewat satelit).
Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi
informasi, dan teknik komputer.
Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan
lokal nirkabel (wirelessLAN/WLAN), dan Wi-Fi.
B. LANGKAH KERJA
Berikut
merupakan langkah-langkah dalam pemasangan Jaringan Wifi :
1.
Pertama - tama pencarian tempat
terminasi atau ODP
2.
Kemudian tarik kabel drop core dari
rumah pelanggan ketempat terminasi
3.
Lalu potong kabel drop core dengan
tang kenip dan kupas kabel dengan tang stripper, potong serat optik dengan
fiber cleaver.
4.
Masukan smuf pada kabel sambungkan
kabel drop core dengan pigtail, tancapkan connector ke ODP
5.
Tambatkan kabel pada tiang sejauh
tiang yang dilewati
6.
Pasang sclaim dan brecket pada rumah
untuk tambatan
7.
Kabel dirapikan menggunakan paku
claim, kabel drop core disambukan lagi dengan pigtail yang sudah dikupas dan
dipotong, lalu pasangkan konektor kedalam roset yang didalamnya terdapat
adapter
8.
Lalu pasangkan modem zte pada dinding
pelanggan yang diinginkan dan tancapkan kabel power modem, lalu tekan ON
9.
Kemudian sambungkan modem dengan roset
menggunakan kabel pictcore
10.
Lakukan setting modem dengan
menggunakan ponsel android atau laptop dengan memasukan username dan password
yang terdapat pada modem.dengan cara buka browser, lalu isikan IP modem
192.168.1.1

11.
Setelah masuk ke jaringan pilih Network,lalu wifi, kemudian pada SSID name bisa
diganti sesuai keinginan pelanggan. lalu save

12.
Kemudian pilih tab Maintan lalu Password, ganti Password default sesuai dengan
keinginan pelanggan. Lalu save.

13.
Setelah itu sistem akan merestart dengan sendirinya, kemudian wifi siap
digunakan
BAB V
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari
pengalaman Praktek Kerja Industri (PRAKERIN) yang kami laksanakan di TELKOM WONOSARI selama 3 bulan
dapat diambil kesimpulan :
1.
Dengan adanya Praktek Kerja Industri ini, kami peserta PRAKERIN dari SMK 69 WONOSARI cukup banyak
mendapat informasi dengan pengalaman khususnya Jaringan Telekomunikasi.
2.
Setelah pelaksanaan PRAKERIN ini dapat disimpulkan sekolah dengan praktek kerja
di dunia usaha memiliki banyak perbedaan. Teori lebih sulit jika
dibandingkan
dengan praktek secara langsung.
3. Keberhasilan
pelaksanaan Praktek Kerja Industri ini sangat dibutuhkan oleh para siswa/siswi
agar dapat bisa mengikuti salah satu syarat untuk menempuh UAS/UAN.Dengan
dibuatnya laporan PRAKERIN ini diharapkan dapat dijadikan acuan bagi lancarnya
pelaksanaan Praktek Kerja Industri, terutama pada tahap awal kerja berkaitan
dengan paket keahlian yang ada di Dunia usaha/Dunia industri.
B. SARAN
Dalam
proses PRAKERIN ini dibutuhkan kedisiplinan dan keseriusan dalam
mengerjakannya. Dan sebelum bekerja alat dan bahan harus disiapkan
selengkap-lengkapnya agar tidak menimbulkan kendala-kendala yang menghambat
proses praktek yang dikerjakan.
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN
-